Magister Administrasi Kesehatan UNIQHBA Gelar Benchmarking Internasional ke Malaysia
2024-05-30
BAGU – Dalam upaya mewujudkan visi sebagai program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional, Program Studi Magister Administrasi Kesehatan Program Pascasarjana Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu sukses melaksanakan kegiatan International Benchmarking & Student Mobility Program ke Malaysia. Kegiatan akademik ini berlangsung selama enam hari, tepatnya pada tanggal 24 hingga 29 Mei 2024.
Rombongan dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UNIQHBA, Dr. H. Lalu Sulaiman, SKM., M.Kes. Selama berada di Malaysia, delegasi melakukan kunjungan strategis dan studi banding ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Kuala Lumpur, serta membangun jejaring dengan University College of MAIWP International (UCMI).
Direktur Pascasarjana UNIQHBA, Dr. H. Lalu Sulaiman, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa di era globalisasi dan transformasi sistem kesehatan, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk melahirkan lulusan yang kompeten serta adaptif terhadap perubahan global.
"Benchmarking internasional ini merupakan langkah strategis berkelanjutan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) dari perguruan tinggi bereputasi global, guna meningkatkan mutu akademik dan tata kelola program studi kami," ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, delegasi UNIQHBA memfokuskan pembelajaran pada beberapa pilar utama, di antaranya:
- Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE: Mempelajari implementasi Outcome-Based Education (OBE) untuk memastikan kurikulum relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
- Sistem Penjaminan Mutu: Mendalami strategi penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) berstandar internasional.
- Riset dan Publikasi Ilmiah: Mengidentifikasi strategi jitu guna meningkatkan budaya penelitian dan publikasi jurnal internasional bagi dosen dan mahasiswa.
- Digitalisasi Pendidikan: Mempelajari pengelolaan pembelajaran berbasis digital serta sistem pelacakan alumni (tracer study) berbasis digital.
Tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial, hasil dari benchmarking ini langsung diwujudkan dalam 5 poin rencana tindak lanjut (RTL) yang akan segera diimplementasikan oleh Program Studi Magister Administrasi Kesehatan UNIQHBA, yaitu:
- Review & Penyempurnaan Kurikulum: Mengintegrasikan hasil studi banding ke dalam kurikulum berbasis OBE.
- Pengembangan LMS Program Studi: Memperkuat sistem pembelajaran digital (Learning Management System).
- Akselerasi Publikasi: Mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah internasional bagi dosen dan mahasiswa.
- Tracer Study Digital: Menerapkan sistem pelacakan alumni berbasis teknologi digital yang lebih efektif.
- Implementasi Kerja Sama Global: Menindaklanjuti jejaring kemitraan akademik internasional yang telah terbangun selama kunjungan.
Melalui momentum ini, Pascasarjana UNIQHBA optimis dapat terus membangun budaya mutu yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas SDM, serta memberikan kontribusi nyata yang lebih luas bagi pengembangan sistem kesehatan di Indonesia. (Humas Pascasarjana UNIQHBA)