Forum Akademik #1: Metode Pembelajaran Kurikulum MBKM

Salah satu gebrakan yang dilakukan oleh rektorat UNIQHBA adalah menyelenggarakan kegiatan ilmiah yang dikemas dalam bentuk forum akademik. Kegiatan forum akademik bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada civitas akademika untuk tumbuh dan berkembang secara akademik, meningkatkan professionalisme, menumbuhkan budaya dan suasana akademik yang kondusif, serta mempererat hubungan interpersonal yang dapat meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Forum akademik adalah nama yang diberikan untuk semua kegiatan yang dapat membantu tujuan tersebut. Bentuk kegiatan forum akademik antara lain: workshop, mimbar ilmiah, diskusi dan orasi, seminar dan kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan dalam scope terbatas dan khusus untuk civitas akademika UNIQHBA.

Rektor UNIQHBA sedang mempresentasikan kebijakan dan penerapan MBKM

Forum akademik #1 diselenggarakan pada hari Kamis, 23 September 2021 dengan format workshop. Tema khusus untuk kegiatan perdana ini menyoroti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka mulai dari tahap kebijakan sampai implementasi. Resource Persons pada Forum Akademik #1 ini:

  • Dr. H. Menap., S.Kp., M.Kes (Rektor UNIQHBA) membawakan materi Penerapan kurikulum MBKM
  • H. Sastrawan., SKM., GradDipHlthAdm.,MHA., PhD. (Wakil rektor bidang akademik) menyampaikan tema Hybrid Learning as a Student-Centered Learning Strategy (Pembelajaran hibrid sebagai salah satu strategi pada pembelajaran berpusat pada Mahasiswa)
  • Dr. Lalu Sulaiman., SKM., M.Kes (Direktur Pasca Sarjana UNIQHBA) membawakan materi Integrasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat ke dalam kurikulum MBKM
  • Dr. Bohri Rahman., M.Pd (Ketua Program Studi S1 Bahasa Indonesia) memberikan materi evaluasi hasil pembelajaran

Kegiatan ini sukses dan dihadiri oleh lebih dari seratus peserta yang semuanya adalah dosen UNIQHBA. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan akan menjadi kegiatan reguler bidang Akademik.

Selamat kepada Rektorat UNIQHBA atas kesuksesannya menyelenggarakan Forum Akademik yang perdana.

Pengangkatan Rektor dan Wakil Rektor Baru Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA)

Untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks di dunia pendidikan tinggi, Yayasan Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu melakukan tindakan antisipasi guna mempertahankan dan memperkuat eksistensi semua perguruan tinggi yang ada dikelola yayasan. Untuk tujuan ini, pemilik dan pembina yayasan, TGH Lalu Muhammad Turmudzi mengeluarkan SK nomor 10/QH.q/YP2QH/IX/2021 tanggal 10 September 2021 tentang Pemberhentian, Pengangkatan dan Penetapan Kembali Pejabat Sturuktural Universitas Qamarul Huda Badaruddin dan Institut Agama Islam Qamarul Huda. Beliau menyerahkan pengelolaan kedua perguruan tinggi ke tangan professional. Langkah ini sangat visioner dan patut dihargai karena merupakan langkah besar yang tidak hanya dapat mempertahankan keberadaan kedua Perguruan Tinggi tetapi juga membuka peluang kedua Perguruan Tinggi untuk maju dan menjadi Perguruan Tinggi yang besar, berprestasi, dan berpengaruh.

Penyerahan SK Pejabat Struktural yang baru kepada Dr. H. Menap.,

Dr. H. Menap., S.Kp., M.Kes, salah seorang dosen tetap Program Studi Magister Administrasi Kesehatan mendapat kehormatan dan kepercayaan untuk memimpin UNIQHBA menduduki jabatan Rektor. Beliau sebelumnya adalah Dekan Fakultas Kesehatan.

Dr. H. Sastrawan sedang menandatangi fakta integritas disaksikan oleh rektor terpilih

H. Sastrawan SKM., GradDipHlthAdm., MHA., PhD diberikan kepercayaan menduduki jabatan Wakil Rektor I (Bidang Akademik). Sebelumnya beliau memimpin prodi Magister Administrasi Kesehatan.

Dr. Saimi., SKM., M.Kes menduduki jabatan Wakil Rektor III (Kemahasiswaan).

Dr. Lalu Sulaiman., SKM.., M.Kes diberikan amanat untuk menjadi Direktur Pasca Sarja UNIQHBA

Foto bersama pembina dan pengurus Yayasan setelah pelantikan

Selamat kepada Rektor UNIQHBA yang baru: Dr. H. Menap., S.Kp., M.Kes dan ketiga dosen prodi magister adminkes lainnya atas jabatan baru. Semoga di tangan bapak-bapak UNIQHBA akan menjadi Perguruan Tinggi yang maju dan berprestasi Aamiin ya Robbal ‘alamiin

Selamat juga kepada Yayasan Ponpes Qamarul Huda atas langkah visioner yang sudah ditempuh. Semoga ini menjadi langkah menuju kejayaan Qamarul Huda Aamiin.

Kiprah Prodi Magister Administrasi Kesehatan UNIQHBA dalam Pembangunan Kesehatan

Pada usianya yang masih sangat muda, program studi magister administrasi kesehatan sudah berhasil menelurkan sejumlah lulusan magister dengan kualitas tinggi. Tentu saja ini merupakan prestasi yang sekaligus menjadi persembahan dari fakultas Kesehatan untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan khususnya di NTB. Para lulusan yang tercatat saat ini semuanya adalah personil yang memiliki kiprah di bidang kesehatan dan menjadi key person pada instansi penyelenggara pelayanan kesehatan milik pemerintah.
Proses pendidikan selama empat semester telah berhasil memberikan bekal ilmu dan keterampilan bidang administrasi kesehatan dengan titik berat penyelenggaraan sistem kesehatan. Ilmu dan keterampilan ini diarahkan untuk menjawab tantangan dan memenuhi kriteria KKNI pada level VIII. Selamat kepada para lulusan semoga dengan tambahan ilmu ini dapat meningkatkan peranan dalam pembangunan kesehatan di NTB khususnya, dan di tingkat nasional pada umumnya

Karya Mahasiswa Prodi Magister Administrasi Kesehatan kembali mendapatkan pengakuan Hak Atas Kekayaan Intelektual

Tidak berlebihan jika dikatakan prodi magister administrasi kesehatan adalah gudang kreatifitas yang dipenuhi talenta yang memiliki intelektualitas yang tinggi. Ini dapat dilihat dari semakin banyaknya karya-karya nyata yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dihasilkan dari kreatifitas mahasiswa. Salah satu karya terbaru yang dihasilkan adalah film pendek sebagai media pendidikan bagi pasien yang akan menjalani operasi untuk membantu mengurangi tingkat stres menjelang pembiusan umum saat operasi. Film ini adalah hasil kreatifitas mahasiswa atas nama Kariawan.

Selamat kepada Kariawan yang telah berhasil mendapatkan HAKI atas karyannya yang berjudul “Edukasi Anestesi Umum Perioperatif”

Edukasi Anestesi Umum Perioperatif

Prodi Magister Administrasi Kesehatan UNIQHBA kembali menghasilkan tiga orang magister kesehatan

Kiprah program studi Magister Administrasi Kesehatan semakin nyata untuk kemajuan daerah dan nasional. Ini terbukti dengan semakin banyaknya lulusan yang berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu. Pada tanggal 23 Juni 2021 lalu, tiga orang mahasiswa pasca sarjana berhasil mempertahankan tesisnya di hadapan team penguji tesis masing-masing. Mereka yang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan sangat baik sekaligus meraih gelar Magister Kesehatan pada hari itu adalah dr. H. Lalu Bahrudin, drg Ovie Lestya Nurdiana, dan drg Nova Budiharjo.

dr. H. L. Bahrudin berhasil mempertahankan tesisnya dengan sangat baik. Melalui tesisnya, beliau berhasil menyingkap fakta di balik rumor tentang pelayanan pasien BPJS yang sub-standar sekaligus memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai aspek-aspek pelayanan yang sering dianggap bermasalah. Tesis beliau memberikan sumbangan ilmu pengetahuan tentang aspek managemen pelayanan kesehatan khususnya di tingkat puskesmas. dr. H. L. Bahrudin dibimbing oleh H. Sastrawan., SKM., MHA., PhD dan Dr. drg H. Sabar Setiawan., M.Kes.

Senada dengan tesis dr. H. L. Bahrudin, tesis drg. Ovie Lestya Nurdiana memfokuskan penelitiannya pada kepuasan keluarga pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma. Tesis beliau menambah pengetahuan dan wawasan tentang pelayanan di RSJ Mutiara Sukma yang dapat dijadikan dasar dalam perencanaan untuk peningkatan mutu pelayanan secara keseluruhan. Riset dan penyusunan tesis dibimbing oleh Dr. H. Menap., SKP., M.Kes dan Dr. L. Abdul Khalik.

drg Nova Budiharjo menyoroti masalah pelayanan BPJS khususnya di ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Utara. Tesis ini menambah pengetahuan tentang managemen pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Beliau dibimbing oleh Dr. Saimi., SKM M.Kes dan Dr. Sismulyanto.

Selamat kepada ketiga mahasiswa atas keberhasilannya meraih gelar Magister Kesehatan. Semoga sukses selalu.